Kamis, 11 Agustus 2011

Beberapa Ciri-Ciri Mengenali Dukun atau Tukang Sihir


Segala puji bagi Allah Subhanahu wata’ala. Kita memuji, memohan pertolongan, dan meminta ampun kepadaNya. Kita berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukan amal perbuatan. Barang siapa diberi petunjuk oleh Allah Subhanahu wa ta’ala maka tidak ada yang bisa menyesatkannya, dan barang siapa disesatkan oleh Allah maka tidak ada yang bisa menunjukinya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagiNya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah hamba dan RasulNya.



Saudaraku, pada posting artikel kali ini saya akan memaparkan beberapa ciri-ciri dukun atau tukang sihir. Jika saudaraku sekalian menemui satu tanda atau lebih dari tanda-tanda berikut ini pada orang-orang yang melakukan pengobatan atau orang yang mengaku dirinya sakti, maka tidak diragukan lagi dia adalah seorang dukun atau tukang sihir dan WAJIB bagi kita untuk menjauhinya dan menasehatinya sesuai dengan kemampuan masing-masing. Berikut ini beberapa ciri-ciri dukun atau tukang sihir :

[1]. Menanyakan nama pasien dan nama ibunya

[2]. Meminta salah satu dari beberapa benda bekas dipakai si pasien (baik itu baju, topi, sapu tangan, atau kaos).

[3]. Terkadang meminta hewan dengan kriteria tertentu untuk disembelih dengan tidak menyebut nama Allah padanya dan terkadang darah binatang sembelihan itu dioleskan pada beberapa tempat penyakit yang dirasakan oleh pasien atau melempar binatang itu ke tempat puing-puing bangunan.

[4]. Penulisan mantra-mantra tertentu.

[5]. Membaca jimat-jimat dan mantra-mantra yang tidak dapat difahami.

[6]. Memberi suatu pembatas yang terdiri dari empat persegi, kepada pasien yang di dalamnya terdapat huruf-huruf atau angka-angka.

[7]. Dia menyuruh pasien untuk mengurung diri dari orang-orang untuk waktu tertentu di suatu ruangan yang tidak dimasuki sinar matahari, yang kaum awam menyebutnya dengan hijbah.

[8]. Terkadang si penyihir itu menyuruh pasien untuk tidak menyentuh air untuk waktu tertentu.

[9]. Memberi beberapa hal pada pasien untuk ditimbun di dalam tanah.

[10]. Memberi pasien beberapa kertas untuk dibakar dan mengeluarkan asap.

[11]. Berkomat-kamit dengan kata-kata yang tidak difahami.

[12]. Terkadang si penyihir memberi tahu pasien nama dan kampung halaman pasien tersebut. Serta permasalahan yang akan dikemukakannya

[13]. Si penyihir juga menuliskan untuk pasien beberapa huruf terputus-putus di sebuah kertas (jimat). Atau di lempengan tembikar putih, lalu menyuruh pasien melarutkan dan meminumnya.

Jika saudaraku sekalian mengetahui bahwa seseorang adalah Tukang Sihir maka jauhilah. Jika tidak, maka bisa termasuk dalam sabda Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam,
"Barangsiapa mendatangi seorang dukun, lalu ia membenarkan apa yang dikatakannya, berarti dia telah kufur terhadap apa yang diturunkankan kepada Muhammad" [HR. Ahmad dan al-Hakim, dishahihkan oleh al-Albani: Lihat Shahihul Jaami’ (no. 5939)]

Semoga kita senantiasa dijauhkan oleh Allah ta'ala dari segala macam perdukunan. Semoga kita dimudahkan oleh Allah ta'ala dalam menjaga iman kita, dan meninggal dunia dalam La illaha illallah, muhammadur rasulullah.



Selesai ditulis di Jombang pada 11 Agustus 2011
Oleh Supriyono
Merujuk dari kitab Ash-Shaarimul Battaar Fit Tashaddi Lis Saharatil Asyraar edisi Indonesia Sihir dan Guna-Guna Serta Tata Cara Mengobatinya Menurut Al-Qur'an Dan Sunnah, Penulis Wahid bin Abdissalam Baali, Terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi'i

----------------------------------
Download dan dengar kajian ilmiah Ahlussunnah
Pemateri : Abdullah Shaleh Hadrami
Tema : Hukum Perdukunan, Sihir, Tukang Ramal dan Jimat
Link : Klik disini

2 komentar:

  1. Semoga kita senantiasa dijauhkan Allah ta'ala dari kesyirikan yang kita ketahui dan kesyirikan yang tidak kita ketahui

    BalasHapus
  2. Semoga antum senantiasa diteguhkan di dalam tauhid kepada Allah

    BalasHapus

Jazakumullah khoir