Senin, 20 Juni 2011

Nasihat Untuk Meraih Ilmu Yang Bermanfaat

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah ditanya,
"Bagaimana cara yang benar untuk ditempuh oleh seorang yang mempelajari Islam sehingga dia bisa meraih ridho Allah subhanahu wa ta’ala, bisa meraih ilmu yang bermanfaat bagi dirinya dan kaum muslimin? Apa yang bisa menolong seorang yang mempelajari Islam agar kuat dalam hafalan, pintar dalam memahami masalah dan tidak mudah lupa?"


Beliau rahimahullah menjawab,
Sebab utama untuk meraih ilmu yang bermanfaat adalah bertakwa pada Allah, dengan mentaati-Nya dan meninggalkan maksiat. Juga hendaklah dia ikhlas, banyak bertaubat serta banyak memohon pertolongan dan taufik Allah. Kemudian hendaklah dia banyak perhatian pada pelajaran dan banyak mengulang-ngulang.  Dan juga dia harus pandai mengatur waktu. Inilah sebab utama.

Sebab lainnya  yang bisa membantu adalah seringnya mengulang pelajaran bersama teman, dan semangat mencatat faedah ilmu sehingga ilmu yang diperoleh semakin kokoh. Jadi tidaklah cukup hanya dengan menghadiri majelis ilmu dan belajar dari guru. Bahkan sangat perlu seseorang untuk sering mengulang pelajaran bersama temannya sehingga terjawablah hal-hal yang sebelumnya tidak dipahami. Dengan demikian, ilmunya akan semakin kokoh dalam benaknya.

Selesai ditulis di Surabaya, pada 20 Juni 2011
Oleh Supriyono
Menterjemahkan dari Majmu’ Fatawa wa Maqolaat Mutanawwi’ah, Jilid ke-23. Link: http://www.ibnbaz.org.sa/mat/3312


 ----------------------------------------------------
Download dan dengar kajian ahlussunnah:
Tema:
Keutamaan Ilmu
Pembicara:
Abdullah Taslim
Link:
KLIK DISINI

4 komentar:

  1. Assalamu'alaykum.
    Mirip yang di kitab-kitab tentang adab-adab menuntut ilmu. Diantaranya 1. Ikhlas, 2. menjauhi maksiat, 3. sabar dalam menuntut ilmu (diatas disebutkan mengulang ulang pelajaran). Sebenarnya masih banyak lagi adab2 menuntut ilmu seperti yang ada di kitab-kitab. Ini perlu diterapkan. Betapa banyak orang2 yang awalnya semangat dalam mempelajari islam tapi berguguran di tengah jalan. Atau bahkan ada yang pemahamannya sesat karena tidak ada adab dalam menuntut ilmu. Diantaranya adalah rasa ujub. Merasa bisa membaca kitab maka kitab dipelajari sendiri tanpa belajar kepada ahlinya. ujub juga yang melatarbelakangi pemikiran khawarij yang mana mereka memahami islam secara bathil karena tidak merujuk kepada ahli ulama.

    mantab akhy...

    BalasHapus
  2. wa'alaykumsalam.
    Antum benar. Semoga kita senantiasa istiqomah dalam menuntut ilmu sampai akhir hayat kelak. Jazakumullah khoir.

    BalasHapus
  3. setuju banget banget banget.. seandainya semua orang menerapkan ini pasti Indonesia SDM nya bagus semua...

    BalasHapus
  4. MTM ITS membuka kesempatan bagi siapa saja yang memiliki artikel ilmiah, profil ilmuan, hasil penelitian, skripsi dan informasi penting lainnya yang berhubungan dengan sains dan matematika untuk mengirim ke artikel tersebut ke email penulis di mukhamad_aziz@yahoo.com

    Beberapa artikel yang layak akan ditampilkan penulis di blog ini dengan menyertakan nama pengirim artikelnya, keilmiahan artikel, dan hak cipta lainnya. Kemudian artikel tersebut akan disebarkan melalui berbagai media.

    alamat blog di http://material12-its.blogspot.com/

    BalasHapus

Jazakumullah khoir